Bagi kalangan akademisi, Cara Publikasi Jurnal SINTA bukan sekadar kewajiban—tapi juga bentuk kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Di Indonesia, salah satu sistem pengindeksan yang paling dikenal dan digunakan sebagai acuan kualitas adalah SINTA (Science and Technology Index).
Lalu, bagaimana sebenarnya proses publikasi jurnal di SINTA? Apa yang perlu disiapkan dan bagaimana cara agar naskahmu bisa lolos seleksi? Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mudah dipahami, terutama bagi kamu yang ingin mempublikasikan karya ilmiah di jurnal nasional terakreditasi.
Apa Itu Jurnal SINTA?
SINTA adalah sistem yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengindeks jurnal-jurnal ilmiah di Indonesia. Jurnal yang terindeks di SINTA telah melalui proses akreditasi dan dikelompokkan ke dalam 6 peringkat, mulai dari SINTA 1 (tertinggi) hingga SINTA 6.
Semakin tinggi peringkat jurnal, semakin ketat juga proses seleksinya. Maka dari itu, penting bagi penulis untuk memahami standar dan etika publikasi agar peluang lolos makin besar. Dalam beberapa kondisi, penulis juga bisa menggunakan layanan publikasi jurnal agar artikel ilmiah dapat segera terbit di jurnal yang relevan.
Langkah-langkah Publikasi Jurnal SINTA
Sebelum masuk ke detail teknisnya, berikut adalah ringkasan alur publikasi jurnal SINTA, mulai dari persiapan hingga artikel Anda terbit secara resmi:
| Tahapan | Aktivitas Utama | Titik Kritis (Penyebab Gagal) | Estimasi Waktu |
| 1. Pra-Submission | Mencari jurnal target di portal SINTA & menyesuaikan naskah dengan template / gaya selingkung. | Salah format sitasi, naskah di luar scope (bidang ilmu) jurnal. | 3 – 7 Hari |
| 2. Submission (OJS) | Registrasi akun di web jurnal, unggah file Word naskah, dan melengkapi metadata penulis. | File pelengkap (Surat Pernyataan/Pernyataan Bebas Plagiasi) tertinggal. | 1 Hari |
| 3. Desk Review | Editor jurnal mengecek kesesuaian format awal dan tingkat plagiarisme (Turnitin). | Skor Turnitin terlalu tinggi (>20%-25%), langsung di-reject otomatis. | 1 – 2 Minggu |
| 4. Peer Review & Revisi | Mitra bestari (Reviewer) memeriksa substansi ilmiah naskah. Penulis wajib merevisi sesuai masukan. | Penulis tidak menjawab/memperbaiki komentar reviewer dengan detail. | 1 – 3 Bulan |
| 5. Production & Publish | Penerbitan Letter of Acceptance (LoA), proses layouting akhir, pemberian DOI, dan jurnal terbit online. | Penulis terlambat melakukan pembayaran APC (Article Processing Charge) jika ada. | 2 – 4 Minggu |
Jika target kamu adalah memperoleh publikasi pada jurnal dengan akreditasi tertinggi, pahami terlebih dahulu standar dan strategi publikasi jurnal Sinta 1 agar peluang diterima semakin besar.
Berapa Biaya Publikasi Jurnal SINTA?
Berikut ini biaya publikasi jurnal yang perlu Anda ketahui, antara lain:
| Jalur Publikasi | Estimasi Biaya | Keterangan & Mekanisme |
| APC Mandiri (Langsung ke Jurnal) | Rp800.000 – Rp2.000.000 | Biaya biasanya dibayarkan setelah artikel dinyatakan diterima (Accepted).Sebagian jurnal kelolaan PTN menyediakan opsi Gratis (Rp0).Catatan: Jalur gratis memiliki kuota kecil, antrean sangat panjang, dan seleksi super ketat. |
| Jasa Pendampingan (All-in) | Rp7.000.000 – Rp15.000.000 | Kisaran harga pasaran untuk layanan pendampingan penuh.Biaya sudah mencakup paket layanan lengkap (perbaikan naskah, pengecekan plagiasi, proofreading) sekaligus nilai APC ke jurnal target. |
Butuh publikasi SINTA tanpa pusing urusan teknis OJS atau keterbatasan waktu? Tim Riviera Publishing siap mendampingi dari tahap pengecekan plagiasi (Turnitin), perbaikan template, hingga naskah Anda dinyatakan Accepted.
Tantangan dan Solusi Cara Publikasi Jurnal SINTA
Banyak akademisi menghadapi tantangan dalam proses ini, seperti:
- Naskah ditolak karena tidak sesuai scope jurnal
- Gaya penulisan belum akademis atau tidak sistematis
- Masalah teknis saat submit di OJS
- Kesulitan menyusun artikel sesuai template
Untuk mengatasi kendala tersebut, kini tersedia layanan pendampingan publikasi jurnal nasional, mulai dari proofreading, penyesuaian template, hingga bantuan submit dan komunikasi dengan editor jurnal.
FAQ: Pertanyaan Seputar Publikasi Jurnal SINTA
- Apakah Mahasiswa Wajib Publikasi di Jurnal SINTA? Wajib bagi mahasiswa S2 dan S3 sebagai syarat kelulusan sesuai regulasi Dikti. Sementara untuk mahasiswa S1, kewajiban ini tergantung kebijakan kampus masing-masing—beberapa menjadikannya syarat pendamping kelulusan atau opsi konversi skripsi.
- Apa Bedanya SINTA dengan Scopus? Perbedaan utamanya ada pada skala jangkauan. SINTA adalah indeks jurnal skala nasional milik Kemendikbudristek RI (Peringkat 1–6), sedangkan Scopus adalah database indeks skala internasional (global) milik Elsevier (Peringkat Kuartil Q1–Q4).
- Berapa Lama LoA Jurnal SINTA Keluar? LoA jurnal SINTA umumnya keluar dalam waktu 2 minggu hingga 3 bulan setelah submit. Durasi ini bergantung pada panjangnya antrean di redaksi, respons dari tim reviewer, serta kecepatan penulis dalam melakukan revisi naskah.
Kesimpulan
Cara Publikasi Jurnal SINTA bukanlah proses instan, tapi bisa dijalani dengan lebih mudah jika kamu memahami alurnya sejak awal. Bagi akademisi, menulis dan mempublikasikan karya ilmiah adalah bagian dari tanggung jawab dan pengembangan karier.
Jika kamu butuh bantuan dalam proses ini—baik untuk persiapan naskah, submit ke jurnal, hingga pendampingan revisi—memilih mitra jasa publikasi yang profesional akan sangat membantu mempercepat proses dan meningkatkan peluang diterima.










Leave a Reply