Cara Publish Jurnal Sinta 2 untuk Mahasiswa Semester Akhir

Cara Publish Jurnal Sinta 2

Hallo sahabat Riviera Publishing! Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan pembahasan Cara Publish Jurnal Sinta 2 untuk Mahasiswa Semester Akhir.

Bagi mahasiswa semester akhir, publikasi ilmiah bukan lagi sekedar pilihan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan akademik yang semakin relevan.

Banyak kampus mulai mendorong bahkan mewajibkan publikasi sebagai bagian dari syarat kelulusan. Salah satu target yang sering diincar adalah jurnal terindeks SINTA peringkat 2 atau yang dikenal sebagai Jurnal Sinta 2 .

Namun, pertanyaannya: Bagaimana cara menerbitkan jurnal Sinta 2 untuk mahasiswa semester akhir secara sistematis dan realistis?

Artikel ini akan membahas langkah diterima demi langkah secara lengkap, mulai dari persiapan naskah hingga strategi agar peluang lebih besar.

Memahami Apa Itu Jurnal Sinta 2

Cara Publish Jurnal Sinta 2 - Memahami Apa Itu Jurnal Sinta 2

Sebelum masuk ke tahap teknis, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Sinta 2.

SINTA (Science and Technology Index) merupakan sistem indeksasi dan pemeringkatan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia . Jurnal dalam sistem ini diklasifikasikan dalam enam peringkat, mulai dari Sinta 1 (tertinggi) hingga Sinta 6.

Jurnal Sinta 2 berarti jurnal tersebut:

  • Terakreditasi nasional dengan kualitas tinggi
  • Memiliki sistem editorial dan peer review yang ketat
  • Konsisten dalam tata kelola publikasi
  • Memiliki reputasi akademik yang baik

Bagi mahasiswa semester akhir, publikasi di Sinta 2 menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki kualitas yang kompetitif secara nasional.

Mengapa Mahasiswa Semester Akhir Perlu Menargetkan Sinta 2?

Cara Publish Jurnal Sinta 2 - Mengapa Mahasiswa Semester Akhir Perlu Menargetkan Sinta 2?

Ada beberapa alasan strategis mengapa mahasiswa perlu mempertimbangkan publikasi di jurnal Sinta 2:

  1. Meningkatkan kredibilitas
    Publikasi akademik di jurnal bereputasi akan memperkuat profil akademik, terutama bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3.
  2. Mendukung syarat kelulusan atau yudisium
    Beberapa perguruan tinggi mulai mensyaratkan publikasi minimal di jurnal terakreditasi.
  3. Menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan
    Publikasi ilmiah menunjukkan kemampuan analisis, penelitian, dan penulisan akademik.
  4. Membuka peluang kolaborasi penelitian ke depan

Dengan strategi yang tepat, mahasiswa semester akhir tetap memiliki peluang besar untuk menembus Sinta 2.

Langkah 1: Pastikan Topik Penelitian Memiliki Nilai Kebaruan

Salah satu faktor utama agar artikel diterima di jurnal Sinta 2 adalah adanya kebaruan atau kebaruan penelitian.

Beberapa tips untuk memastikan kebaruan:

  • Lakukan observasi literatur terbaru (minimal 5 tahun terakhir).
  • Penempatan tempat penelitian dari jurnal-jurnal sebelumnya.
  • Hindari topik yang terlalu umum tanpa pendekatan baru.

Mahasiswa sering gagal bukan karena penelitian buruk, tetapi karena topiknya kurang spesifik atau tidak memiliki kontribusi yang jelas.

Langkah 2: Susun Artikel Sesuai Standar IMRAD

Sebagian besar jurnal Sinta 2 menggunakan struktur IMRAD:

  • Perkenalan
  • Metode
  • Hasil
  • Diskusi

Pastikan setiap bagian ditulis dengan proporsional:

1. Pendahuluan

menjelaskan latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan urgensi penelitian.

2. Metode

Metode pemaparan secara detail dan sistematis agar dapat direplikasi.

3. Hasil

Sajikan hasil secara tujuan, bisa dalam bentuk tabel atau grafik.

4. Diskusi

Bandingkan hasil penelitian dengan penelitian sebelumnya dan jelaskan implikasinya.

Struktur yang rapi akan meningkatkan peluang lolos tahap review awal (desk review).

Langkah 3: Pilih Jurnal Sinta 2 yang Relevan

Kesalahan umum mahasiswa adalah submit ke jurnal yang tidak sesuai scope.

Cara memilih jurnal:

  • Cek bidang keilmuan jurnal.
  • Baca artikel-artikel yang sudah terbit.
  • Perhatikan template dan pedoman penulis.
  • Pastikan jurnal benar-benar terdaftar di website resmi SINTA.

Jangan hanya tergiur peringkatnya, tetapi pastikan penelitian Anda relevan dengan fokus jurnal tersebut.

Langkah 4: Perhatikan Templat dan Gaya Selingkung

Setiap jurnal memiliki gaya selingkung yang berbeda, mulai dari:

  • Format sitasi (APA, IEEE, Chicago, dll.)
  • Margin dan tata letak
  • Penulisan abstrak
  • Jumlah kata

Banyak artikel ditolak bukan karena isinya lemah, tetapi karena tidak mengikuti template.

Sebelum mengirimkan, pastikan:

  • Font dan ukuran sesuai
  • Daftar pustaka konsisten
  • Tidak ada kesalahan tata bahasa
  • Sudah dicek plagiarisme (maksimal biasanya di bawah 20%)

Langkah 5: Pastikan Kualitas Referensi

Jurnal Sinta 2 sangat memperhatikan kualitas referensi. Gunakan:

  • Jurnal internasional bereputasi
  • Artikel terbitan terbaru
  • Referensi primer (bukan blog atau sumber tidak ilmiah)

Idealnya, 70–80% referensi berasal dari jurnal ilmiah.

Gunakan tools seperti Mendeley atau Zotero untuk memudahkan manajemen situs.

Langkah 6: Lakukan Proofreading dan Editing Akademik

Sebelum submit, lakukan pengecekan menyeluruh:

  • Tata bahasa formal dan akademik
  • Konsistensi istilah
  • Kesesuaian antara tujuan dan kesimpulan
  • Kejelasan argument

Jika memungkinkan, mintalah dosen pembimbing atau rekan sejawat untuk melakukan review awal.

Langkah 7: Proses Submit Melalui OJS

Sebagian besar jurnal Sinta 2 menggunakan sistem OJS (Open Journal Systems).

Tahapan umum submit:

  1. Registrasi akun
  2. Unggah artikel
  3. Unggah dokumen pendukung (jika diminta)
  4. Mengisi metadata artikel
  5. penyerahan pasti

Pastikan semua data terisi lengkap, termasuk abstrak bahasa Inggris dan kata kunci.

Memahami Proses Review di Jurnal Sinta 2

Setelah submit, artikel akan melalui beberapa tahap:

  1. Desk Review – pengecekan awal oleh editor
  2. Peer Review – dinilai oleh ahli reviewer
  3. Revisi – penulis diminta memperbaiki
  4. Keputusan Akhir – diterima atau ditolak

Mahasiswa semester akhir perlu memahami bahwa revisi adalah hal yang wajar. Bahkan artikel yang kuat pun hampir selalu melalui revisi.

Kunci utama responsif dan kooperatif saat revisi.

Strategi Agar Peluang Diterima Lebih Besar

Berikut strategi praktis yang bisa diterapkan:

1. Kolaborasi dengan Dosen

Artikel yang melibatkan dosen sebagai rekan penulis biasanya lebih terarah dan kuat secara metodologi.

2. Fokus pada Metodologi yang Jelas

Metode yang ambigu sering menjadi alasan penolakan.

3. Gunakan Data yang Valid

Pastikan instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya.

4. Hindari Plagiarisme

Gunakan software pengecekan kesamaan sebelum submit.

Estimasi Waktu Publikasi

Mahasiswa semester akhir perlu mengatur waktu dengan baik.

Rata-rata proses publikasi Sinta 2 memakan waktu:

  • 1–2 bulan untuk review awal
  • 1 bulan untuk revisi
  • 1–3 bulan hingga terbit

Total estimasi bisa 3–6 bulan tergantung kebijakan jurnal.

Oleh karena itu, sebaiknya diserahkan jauh sebelum jadwal sidang.

Tantangan yang Sering Dihadapi Mahasiswa

Beberapa kendala umum antara lain:

  • Kurangnya pengalaman menulis artikel ilmiah
  • Tidak memahami format jurnal
  • Kesalahan metodologi
  • Manajemen waktu yang buruk

Namun dengan bimbingan dan persiapan yang matang, tantangan tersebut dapat diatasi.

Apakah Mahasiswa Bisa Tembus Sinta 2?

Jawabannya: sangat bisa.

Banyak mahasiswa semester akhir yang berhasil publikasi di Sinta 2 karena:

  • Penelitiannya kuat
  • Topiknya relevan
  • Metodenya jelas
  • Didampingi dosen pembimbing

Peringkat jurnal bukan ditentukan oleh status penulis, tetapi oleh kualitas artikel yang disajikan.

FAQ

Pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh beberapa orang, berikt:

1. Apakah mahasiswa semester akhir bisa mempublikasikan di jurnal Sinta 2 tanpa dosen?

Secara teknis bisa, karena tidak ada aturan yang melarang siswa mengirimkan secara mandiri. Namun, peluang diterima biasanya lebih besar jika artikel ditulis bersama dosen sebagai rekan penulis. Kolaborasi dengan dosen membantu dari sisi metodologi, analisis kedalaman, dan kualitas akademik secara keseluruhan.

2. Berapa lama proses terbitkan jurnal Sinta 2 sampai terbit?

Proses publikasi di jurnal Sinta 2 umumnya memakan waktu antara 3 hingga 6 bulan. Tahapannya meliputi desk review, peer review, revisi, hingga keputusan akhir. Lama waktu sangat tergantung pada kebijakan masing-masing jurnal dan respon penulis saat proses revisi.

3. Apakah ada biaya untuk mempublikasikan di jurnal Sinta 2?

Sebagian besar jurnal Sinta 2 menerapkan Article Processing Charge (APC), namun besarannya berbeda-beda tergantung pengelola jurnal. Ada juga jurnal yang gratis, terutama yang dikelola perguruan tinggi negeri. Mahasiswa disarankan memeriksa langsung informasi biaya di website resmi jurnal sebelum melakukan submit.

Kesimpulan

Cara mempublikasikan jurnal Sinta 2 untuk mahasiswa semester akhir bukanlah hal yang mustahil, tetapi membutuhkan strategi yang sistematis dan persiapan yang matang.

Mulai dari memastikan kebaruan penelitian, mengikuti template jurnal, memperhatikan kualitas referensi, hingga memahami proses peer review, semuanya berperan penting dalam menentukan keberhasilan publikasi.

Mahasiswa semester akhir yang mampu menyusun artikel dengan standar akademik tinggi memiliki peluang besar untuk diterima di jurnal Sinta 2. Dengan perencanaan waktu yang tepat dan bimbingan yang baik, publikasi tidak lagi menjadi beban, melainkan investasi akademik jangka panjang.

Riviera
Butuh tips & panduan publikasi jurnal Sinta/Scopus? Kami hadir untuk membantu manuskrip Anda sukses terbit di kancah akademik global. Tingkatkan kualitas riset Anda!