Cara Publikasi Jurnal Sinta 3 Beserta Estimasi Biaya Terbaru 2026

publikasi jurnal sinta 3

Sudah menyelesaikan artikel ilmiah, tetapi masih bingung harus mengirimkannya ke jurnal mana? Deadline kenaikan jabatan, syarat kelulusan, atau target publikasi semakin dekat. Di sisi lain, jurnal SINTA 2 memiliki persaingan yang sangat ketat, sedangkan SINTA 4 sering dianggap kurang memberikan nilai akademik yang optimal.

Di tengah kondisi tersebut, publikasi jurnal Sinta 3 menjadi pilihan yang paling realistis. Jurnal pada peringkat ini telah terakreditasi nasional sehingga memiliki kredibilitas yang baik, tetapi peluang diterimanya masih lebih terbuka dibandingkan jurnal SINTA 1 maupun SINTA 2.

Posisi SINTA 3 dalam Sistem Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA):

PeringkatNilai AkreditasiKarakteristik
SINTA 185–100Jurnal nasional dengan kualitas tertinggi dan banyak yang telah terindeks internasional.
SINTA 270–84Standar substansi tinggi dengan tingkat persaingan yang sangat ketat.
SINTA 360–69Seimbang antara kualitas jurnal dan peluang artikel diterima.
SINTA 450–59Banyak digunakan untuk publikasi awal maupun tugas akhir.
SINTA 540–49Jurnal yang sedang berkembang dalam tata kelola dan kualitas publikasi.
SINTA 630–39Peringkat dasar dalam sistem akreditasi jurnal nasional.

Catatan: Rentang nilai di atas mengikuti pedoman akreditasi jurnal yang berlaku. Karena regulasi dapat berubah sewaktu-waktu, selalu periksa informasi terbaru melalui portal resmi SINTA.

Cara Publikasi Jurnal SINTA 3

Berikut adalah tahapan lengkap yang perlu kamu lakukan agar proses publikasi jurnal berjalan lebih efektif.

1. Pastikan Naskah Sudah Siap Dipublikasikan

Kesalahan yang sering dilakukan penulis adalah menyelesaikan artikel terlebih dahulu, kemudian baru mencari jurnal tujuan. Padahal, setiap jurnal memiliki template, gaya sitasi, serta ketentuan penulisan yang berbeda.

Sebelum memilih jurnal, pastikan artikel memiliki:

  • Kebaruan penelitian (novelty).
  • Metode penelitian yang jelas.
  • Pembahasan yang kuat.
  • Referensi terbaru.
  • Struktur artikel yang sesuai standar ilmiah.

Dengan demikian, proses penyesuaian terhadap jurnal tujuan akan jauh lebih mudah.

2. Pilih Jurnal SINTA 3 yang Sesuai dengan Bidang Penelitian

Setelah naskah selesai, langkah berikutnya adalah memilih jurnal yang benar-benar sesuai dengan topik penelitian. Banyak artikel ditolak pada tahap awal (desk review) bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena topiknya tidak sesuai dengan ruang lingkup (focus and scope) jurnal.

Kamu dapat mencari jurnal melalui portal resmi SINTA, kemudian menyaring berdasarkan peringkat SINTA 3 dan bidang ilmu yang relevan.

Sebelum mengirimkan artikel, pastikan kamu telah melakukan beberapa hal berikut.

  • Membaca bagian Focus and Scope jurnal.
  • Melihat edisi terbaru yang telah diterbitkan.
  • Memastikan topik penelitian serupa pernah dipublikasikan.
  • Mengecek jadwal terbit jurnal.
  • Memastikan jurnal masih aktif menerima submission.

Semakin sesuai topik penelitian dengan ruang lingkup jurnal, semakin besar peluang artikel lolos desk review.

3. Ikuti Template dan Author Guidelines

Setiap jurnal memiliki pedoman penulisan yang berbeda. Oleh karena itu, jangan pernah mengirim artikel menggunakan format jurnal lain.

Unduh template resmi jurnal, kemudian sesuaikan seluruh bagian artikel mulai dari:

  • Judul
  • Nama penulis
  • Abstrak
  • Kata kunci
  • Pendahuluan
  • Metode penelitian
  • Hasil dan pembahasan
  • Kesimpulan
  • Daftar pustaka

Selain itu, perhatikan pula sistem sitasi yang digunakan, seperti APA Style, IEEE, Vancouver, atau Harvard Style.

Hal-hal kecil seperti ukuran huruf, margin, format tabel, hingga penulisan referensi sering menjadi perhatian editor pada tahap awal seleksi.

4. Periksa Similarity dan Sitasi

Sebelum mengirimkan artikel, lakukan pengecekan tingkat kemiripan menggunakan Turnitin atau aplikasi serupa.

Secara umum, sebagian besar jurnal SINTA 3 menetapkan batas similarity sekitar 20–25%, meskipun setiap jurnal dapat memiliki kebijakan yang berbeda.

Jika nilai similarity terlalu tinggi, lakukan parafrase pada bagian yang dianggap mirip tanpa mengubah makna ilmiahnya.

Selain itu, pastikan seluruh sitasi telah sesuai dengan daftar pustaka. Untuk mempermudah pengelolaan referensi, kamu dapat menggunakan aplikasi seperti Mendeley atau Zotero.

5. Submit Artikel Melalui OJS

Sebagian besar jurnal SINTA menggunakan Open Journal System (OJS) sebagai platform pengelolaan artikel.

Tahapan submission umumnya meliputi:

  1. Membuat akun penulis.
  2. Melengkapi profil penulis.
  3. Mengisi metadata artikel.
  4. Mengunggah naskah utama.
  5. Mengunggah dokumen pendukung apabila diminta.
  6. Mengonfirmasi proses submission.

Pastikan seluruh data telah diisi dengan benar, terutama nama penulis, afiliasi, email, dan ORCID apabila dipersyaratkan.

Setelah proses selesai, simpan bukti submission sebagai arsip.

6. Mengikuti Tahap Desk Review dan Peer Review

Setelah artikel berhasil dikirim, editor akan melakukan pemeriksaan awal atau desk review.

Pada tahap ini editor akan menilai beberapa aspek, seperti:

  • Kesesuaian topik dengan scope jurnal.
  • Kelengkapan dokumen.
  • Kepatuhan terhadap template.
  • Kualitas awal artikel.

Apabila lolos desk review, artikel akan diteruskan kepada reviewer untuk dilakukan peer review.

Biasanya terdapat dua reviewer independen yang akan memberikan masukan, kritik, maupun rekomendasi terhadap artikel.

Proses ini dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung kebijakan masing-masing jurnal.

7. Lakukan Revisi dengan Cermat

Mayoritas artikel tidak langsung diterima. Editor biasanya memberikan salah satu keputusan berikut.

  • Accept without revision
  • Minor Revision
  • Major Revision
  • Reject

Jika memperoleh permintaan revisi, jawablah seluruh komentar reviewer secara sistematis.

Sebaiknya buat tabel yang berisi:

  • Komentar reviewer.
  • Tanggapan penulis.
  • Lokasi perubahan pada naskah.

Pendekatan ini akan mempermudah editor dalam melakukan pemeriksaan ulang sekaligus menunjukkan bahwa revisi telah dilakukan secara menyeluruh.

8. Artikel Diterima dan Dipublikasikan

Apabila seluruh proses revisi telah selesai dan artikel dinyatakan diterima, editor akan mengirimkan Letter of Acceptance (LoA).

Selanjutnya artikel akan memasuki proses:

  • Copyediting
  • Layout
  • Proofreading
  • Final checking

Penulis biasanya diminta melakukan pengecekan terakhir terhadap galley proof sebelum artikel diterbitkan.

Setelah resmi terbit, artikel akan memperoleh DOI, masuk ke website jurnal, kemudian secara bertahap terindeks pada Google Scholar dan tersinkronisasi ke profil SINTA.

Berapa lama proses publikasi jurnal SINTA 3?

Tidak ada waktu yang pasti. Secara umum, proses publikasi membutuhkan waktu beberapa bulan, tergantung antrean naskah, jumlah reviewer, serta frekuensi terbit jurnal. Apabila ada pihak yang menjanjikan publikasi jurnal SINTA 3 hanya dalam hitungan hari, sebaiknya kamu lebih berhati-hati.

Biaya Publikasi Jurnal SINTA 3

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan adalah mengenai biaya publikasi jurnal SINTA 3.

Perlu dipahami bahwa tidak ada tarif yang berlaku sama untuk seluruh jurnal. Setiap pengelola jurnal memiliki kebijakan biaya yang berbeda-beda. Bahkan, masih terdapat beberapa jurnal SINTA 3 yang tidak memungut biaya publikasi karena memperoleh dukungan pendanaan dari institusi atau perguruan tinggi pengelolanya.

Secara umum, biaya publikasi dapat terdiri atas beberapa komponen berikut.

KomponenPenjelasanSifat
Submission FeeBiaya pendaftaran artikel sebelum proses review.Opsional
Article Processing Charge (APC)Biaya pengelolaan artikel hingga diterbitkan.Paling umum
ProofreadingPenyuntingan tata bahasa sebelum submit.Kondisional
TranslasiPenerjemahan artikel ke bahasa Inggris apabila dipersyaratkan.Kondisional
CetakBiaya apabila penulis menginginkan versi cetak jurnal.Jarang

Setiap jurnal memiliki kebijakan yang berbeda sehingga kamu perlu membaca halaman Author Fees atau Publication Fee sebelum mengirimkan artikel.

Syarat Publikasi Jurnal SINTA 3

Meskipun setiap jurnal memiliki ketentuan yang berbeda, terdapat beberapa syarat umum yang hampir selalu diberlakukan oleh jurnal SINTA 3. Memenuhi persyaratan ini akan meningkatkan peluang artikel lolos pada tahap desk review maupun peer review.

Syarat Substantif

Syarat substantif berkaitan dengan kualitas isi artikel ilmiah.

Pastikan artikel yang akan dikirim memenuhi kriteria berikut.

  • Merupakan karya ilmiah asli dan belum pernah dipublikasikan.
  • Tidak sedang dalam proses review di jurnal lain (no duplicate submission).
  • Memiliki unsur kebaruan (novelty) yang jelas.
  • Menggunakan metode penelitian yang sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Pembahasan didukung teori serta penelitian terdahulu yang relevan.
  • Menggunakan referensi terbaru, terutama jurnal ilmiah primer.
  • Topik penelitian sesuai dengan focus and scope jurnal tujuan.

Apabila salah satu aspek tersebut tidak terpenuhi, editor berhak menolak artikel meskipun format penulisannya sudah benar.

Syarat Administratif

Selain isi artikel, penulis juga harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh masing-masing jurnal.

PersyaratanKetentuan Umum
Format naskahMengikuti template resmi jurnal (.doc/.docx)
Panjang artikelUmumnya 4.000–8.000 kata
AbstrakSekitar 150–250 kata
Kata kunci3–5 kata kunci
SimilarityUmumnya maksimal 20–25%
SitasiMengikuti gaya sitasi jurnal (APA, IEEE, Vancouver, Harvard, dan lainnya)
Data penulisNama, afiliasi, email aktif, dan ORCID apabila diminta
Dokumen pendukungSurat orisinalitas, copyright transfer agreement, ethical clearance (jika diperlukan)

Catatan: Ketentuan di atas merupakan persyaratan umum. Selalu baca halaman Author Guidelines pada jurnal tujuan karena setiap jurnal dapat memiliki aturan yang berbeda.

Manfaat Publikasi Jurnal SINTA 3

Publikasi di jurnal SINTA 3 tidak hanya menjadi syarat administratif bagi sebagian akademisi, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang terhadap rekam jejak penelitian.

1. Mendukung Kenaikan Jabatan Fungsional

Bagi dosen dan peneliti, artikel yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi dapat digunakan sebagai salah satu komponen penilaian angka kredit sesuai ketentuan yang berlaku.

Semakin baik kualitas jurnal yang dipilih, semakin besar pula kontribusinya terhadap pengembangan karier akademik.

2. Memenuhi Persyaratan Kelulusan Pascasarjana

Banyak perguruan tinggi di Indonesia mewajibkan mahasiswa magister maupun doktor untuk memiliki publikasi ilmiah sebelum mengikuti ujian akhir atau yudisium.

Dalam kondisi tersebut, jurnal SINTA 3 menjadi target yang cukup ideal karena memiliki kualitas yang baik dengan peluang publikasi yang masih realistis.

3. Meningkatkan Kredibilitas Akademik

Artikel yang telah diterbitkan pada jurnal SINTA 3 umumnya memperoleh:

  • Digital Object Identifier (DOI).
  • Terindeks Google Scholar.
  • Tercatat pada profil SINTA penulis.
  • Dapat dijadikan referensi oleh peneliti lain.

Semua hal tersebut akan memperkuat rekam jejak akademik yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan hibah penelitian, beasiswa, maupun kerja sama riset.

4. Berkontribusi terhadap Reputasi Institusi

Publikasi dosen dan peneliti juga memberikan kontribusi terhadap performa perguruan tinggi.

Semakin banyak artikel yang diterbitkan pada jurnal terakreditasi, semakin baik pula reputasi institusi dalam berbagai pemeringkatan akademik.

5. Menjadi Batu Loncatan Menuju Jurnal Scopus

Banyak penulis yang saat ini rutin mempublikasikan artikel pada jurnal internasional bereputasi memulai pengalamannya dari jurnal SINTA.

Melalui proses review di jurnal SINTA 3, penulis akan terbiasa menerima masukan reviewer, memperbaiki kualitas artikel, serta memahami standar publikasi ilmiah yang lebih tinggi.

Dengan pengalaman tersebut, peluang untuk menembus jurnal internasional seperti Scopus akan semakin besar.

Strategi Agar Artikel Cepat Diterima di Jurnal SINTA 3

Selain memenuhi seluruh persyaratan teknis, terdapat beberapa strategi yang dapat meningkatkan peluang artikel diterima.

Pelajari Artikel yang Sudah Terbit

Luangkan waktu membaca minimal dua edisi terakhir jurnal tujuan.

Cara ini membantu memahami:

  • gaya penulisan,
  • struktur artikel,
  • tema penelitian yang sering diterima,
  • serta standar pembahasan yang diharapkan editor.

Jika memungkinkan, gunakan beberapa artikel dari jurnal tersebut sebagai referensi selama memang relevan dengan penelitianmu.

Siapkan Beberapa Jurnal Alternatif

Jangan hanya mengandalkan satu jurnal.

Siapkan dua hingga tiga jurnal cadangan dengan ruang lingkup yang serupa. Apabila artikel ditolak, kamu dapat segera melakukan penyesuaian format dan mengirimkannya ke jurnal lain tanpa harus memulai proses pencarian dari awal.

Buat Abstrak yang Menarik

Abstrak merupakan bagian pertama yang dibaca editor.

Pastikan abstrak menjelaskan secara singkat:

  • latar belakang,
  • tujuan penelitian,
  • metode,
  • hasil utama,
  • serta kesimpulan penelitian.

Hindari kalimat pembuka yang terlalu panjang atau bertele-tele.

Tanggapi Reviewer Secara Profesional

Saat memperoleh komentar reviewer, jangan hanya memperbaiki naskah.

Buat dokumen Response to Reviewer yang menjelaskan setiap perubahan yang telah dilakukan.

Pendekatan ini akan memudahkan editor melakukan pemeriksaan ulang sekaligus menunjukkan bahwa kamu menghargai seluruh masukan reviewer.

Pahami Jadwal Terbit Jurnal

Setiap jurnal memiliki frekuensi penerbitan yang berbeda, misalnya dua kali, tiga kali, atau empat kali dalam setahun.

Mengetahui jadwal tersebut akan membantu memperkirakan kapan artikel berpotensi diterbitkan sehingga ekspektasi terhadap proses publikasi menjadi lebih realistis.

Kesimpulan

Publikasi jurnal SINTA 3 merupakan pilihan yang tepat bagi dosen, mahasiswa pascasarjana, maupun peneliti yang ingin menerbitkan artikel ilmiah di jurnal nasional terakreditasi. Dibandingkan jurnal dengan peringkat lebih tinggi, jurnal SINTA 3 menawarkan keseimbangan antara kualitas publikasi dan peluang artikel diterima, sehingga menjadi target yang realistis bagi banyak penulis.

Agar proses publikasi berjalan lancar, pastikan kamu memilih jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian, mengikuti template dan author guidelines, memenuhi persyaratan administrasi, serta merespons masukan reviewer secara profesional. Selain itu, jangan mudah tergiur dengan pihak yang menjanjikan artikel pasti diterima atau terbit dalam waktu singkat karena keputusan akhir tetap berada di tangan editor dan reviewer.

FAQ

Apakah jurnal SINTA 3 lebih sulit ditembus dibanding jurnal SINTA 4?

Secara umum, ya. Jurnal SINTA 3 memiliki standar seleksi yang lebih tinggi dibandingkan SINTA 4 sehingga proses review biasanya lebih ketat. Namun, jika artikel sesuai dengan ruang lingkup jurnal dan memiliki kualitas penelitian yang baik, peluang diterima tetap terbuka.

Jika artikel ditolak oleh satu jurnal SINTA 3, apakah boleh dikirim ke jurnal lain?

Boleh, asalkan kamu sudah menerima keputusan penolakan (reject) dari jurnal pertama atau telah menarik (withdraw) naskah secara resmi apabila masih dalam proses review. Hindari mengirim satu artikel ke beberapa jurnal secara bersamaan karena termasuk pelanggaran etika publikasi.

Apakah status akreditasi jurnal SINTA 3 bisa berubah?

Bisa. Akreditasi jurnal memiliki masa berlaku tertentu dan akan dievaluasi kembali oleh Kemdiktisaintek. Karena itu, jurnal yang saat ini berstatus SINTA 3 dapat naik menjadi SINTA 2, turun ke SINTA 4, atau bahkan tidak lagi terakreditasi apabila tidak memenuhi persyaratan.

AdminRVShing
Butuh tips & panduan publikasi jurnal Sinta/Scopus? Kami hadir untuk membantu manuskrip Anda sukses terbit di kancah akademik global. Tingkatkan kualitas riset Anda!