Publikasi Jurnal SINTA 4: Panduan Lengkap, Syarat, dan Biaya Terbaru 2026

publikasi jurnal sinta 4

Publikasi jurnal SINTA 4 dapat menjadi pilihan yang tepat bagi akademisi yang sudah memiliki artikel ilmiah, tetapi masih bingung memilih jurnal yang peluang diterimanya cukup besar.

Jurnal pada peringkat ini telah terakreditasi secara nasional sehingga tetap memiliki nilai akademik, namun umumnya menawarkan proses seleksi yang lebih realistis dibandingkan jurnal SINTA 1, SINTA 2, atau SINTA 3.

Di artikel ini, kamu akan mempelajari publikasi jurnal Sinta 4 secara lengkap.

Catatan penting: Tidak ada pihak yang dapat menjamin artikel pasti diterima di jurnal SINTA 4. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan editor dan reviewer. Apabila ada pihak yang menawarkan “jaminan accepted”, “LoA instan”, atau “terbit dalam hitungan hari”, kamu perlu berhati-hati karena praktik tersebut tidak sesuai dengan etika publikasi ilmiah.

Apa Itu Jurnal SINTA 4?

Jurnal SINTA 4 merupakan jurnal ilmiah nasional yang telah memperoleh akreditasi peringkat 4 dalam sistem Science and Technology Index (SINTA) yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Jurnal pada peringkat ini telah memenuhi standar pengelolaan, proses peer review, serta kualitas penerbitan yang ditetapkan melalui sistem ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional).

Bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti, jurnal SINTA 4 menjadi salah satu tujuan publikasi yang cukup populer karena jumlah jurnalnya banyak, tersedia di berbagai bidang ilmu, dan peluang diterimanya relatif lebih besar dibandingkan jurnal dengan peringkat yang lebih tinggi.

Manfaat Publikasi Jurnal SINTA 4

Meskipun berada pada peringkat SINTA 4, publikasi dia jurnal ini tetap memberikan manfaat yang signifikan bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti. Selain menjadi bukti kompetensi akademik, artikel yang berhasil diterbitkan juga dapat mendukung pengembangan karier dan meningkatkan rekam jejak penelitian.

1. Diakui sebagai Publikasi Ilmiah Nasional

Jurnal SINTA 4 merupakan jurnal nasional yang telah melalui proses akreditasi resmi. Artinya, artikel yang diterbitkan telah melewati tahapan editorial dan peer review sehingga memiliki nilai akademik yang diakui di lingkungan perguruan tinggi maupun lembaga penelitian.

Bagi dosen dan peneliti, publikasi di jurnal SINTA 4 dapat menjadi salah satu bentuk luaran penelitian yang bernilai dalam berbagai kegiatan akademik.

2. Peluang Publikasi Lebih Besar

Dibandingkan jurnal SINTA 1, SINTA 2, atau sebagian jurnal SINTA 3, jurnal SINTA 4 umumnya memiliki tingkat persaingan yang lebih rendah. Hal ini membuat peluang artikel diterima menjadi lebih besar, terutama bagi penulis yang baru pertama kali mempublikasikan hasil penelitiannya.

Meski demikian, setiap artikel tetap harus memenuhi standar ilmiah, mengikuti template jurnal, serta lolos proses review yang dilakukan oleh editor dan reviewer.

3. Mendukung Kenaikan Jabatan dan Pengembangan Karier

Bagi dosen, publikasi pada jurnal nasional terakreditasi dapat digunakan sebagai salah satu komponen penilaian angka kredit sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara bagi mahasiswa, artikel yang telah dipublikasikan dapat menjadi nilai tambah ketika melanjutkan studi, mengikuti seleksi beasiswa, maupun membangun portofolio akademik.

4. Memperkuat Portofolio Akademik

Setiap artikel yang diterbitkan pada jurnal SINTA 4 umumnya memperoleh Digital Object Identifier (DOI), terindeks di Google Scholar, dan tersinkronisasi dengan profil SINTA penulis. Hal ini membuat karya ilmiah lebih mudah ditemukan, disitasi, serta diverifikasi oleh akademisi lain.

Portofolio akademik yang terdokumentasi dengan baik menjadi modal penting saat mengajukan hibah penelitian, beasiswa, maupun kerja sama riset.

5. Berkontribusi terhadap Akreditasi Perguruan Tinggi

Publikasi dosen pada jurnal nasional terakreditasi turut berkontribusi terhadap penilaian akreditasi program studi maupun institusi. Semakin banyak publikasi berkualitas yang dihasilkan sivitas akademika, semakin baik pula reputasi perguruan tinggi di tingkat nasional.

6. Menjadi Batu Loncatan Menuju Jurnal yang Lebih Tinggi

Menghadapi proses peer review, melakukan revisi berdasarkan masukan reviewer, hingga menyusun response letter merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi setiap penulis.

Jurnal SINTA 4 memberikan kesempatan untuk mempelajari seluruh proses tersebut dengan tingkat persaingan yang lebih realistis. Pengalaman ini dapat menjadi bekal sebelum menargetkan publikasi pada jurnal SINTA 2, SINTA 1, maupun jurnal internasional bereputasi seperti Scopus.

Syarat Publikasi Jurnal SINTA 4

Sebelum mengirimkan artikel ke jurnal tujuan, pastikan seluruh persyaratan yang ditetapkan telah dipenuhi. Meskipun setiap jurnal memiliki kebijakan yang berbeda, terdapat sejumlah syarat umum yang hampir selalu diterapkan oleh jurnal SINTA 4.

Syarat Substantif

Syarat substantif berkaitan dengan kualitas isi penelitian dan menjadi aspek utama yang dinilai oleh editor maupun reviewer.

Pastikan artikel yang akan dikirim memenuhi kriteria berikut.

  • Merupakan karya ilmiah asli dan belum pernah dipublikasikan.
  • Tidak sedang dalam proses review di jurnal lain.
  • Memiliki unsur kebaruan (novelty) yang dijelaskan secara jelas.
  • Menggunakan metodologi penelitian yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Pembahasan mengaitkan hasil penelitian dengan teori maupun penelitian terdahulu.
  • Topik penelitian sesuai dengan focus and scope jurnal tujuan.

Syarat Administratif dan Teknis

Selain kualitas penelitian, penulis juga harus memenuhi ketentuan administratif yang telah ditetapkan oleh pengelola jurnal.

PersyaratanKetentuan Umum
Format naskahMenggunakan template resmi jurnal (.doc/.docx)
Struktur artikelUmumnya mengikuti format IMRAD
Panjang artikelSekitar 4.000–8.000 kata
Abstrak150–250 kata
Kata kunci3–5 kata kunci
SimilarityUmumnya maksimal 20%
ReferensiMinimal 10–20 sumber, didominasi referensi primer terbaru
SitasiMengikuti gaya sitasi jurnal, seperti APA, IEEE, atau Vancouver
BahasaBahasa Indonesia atau Bahasa Inggris sesuai ketentuan jurnal
Data penulisNama, afiliasi, dan email aktif
Dokumen pendukungSurat orisinalitas, CTA, atau dokumen lain sesuai permintaan jurnal

Catatan: Persyaratan di atas merupakan ketentuan umum. Selalu baca halaman Author Guidelines pada jurnal tujuan karena setiap jurnal dapat menetapkan aturan yang berbeda.

Cara Publikasi Jurnal SINTA 4

Setelah memahami manfaat dan persyaratan yang harus dipenuhi, langkah berikutnya adalah mengetahui a 4 secara menyeluruh. Meskipun setiap jurnal memiliki alur editorial yang berbeda, secara umum tahapan publikasi tidak jauh berbeda dan dilakukan melalui Open Journal System (OJS).

1. Cari dan Verifikasi Jurnal SINTA 4

Langkah pertama adalah mencari jurnal yang sesuai melalui portal resmi SINTA. Gunakan fitur pencarian berdasarkan peringkat SINTA 4 dan sesuaikan dengan bidang ilmu penelitianmu.

Namun, jangan hanya melihat nama jurnal. Pastikan juga jurnal tersebut masih memiliki status akreditasi yang aktif. Akreditasi jurnal memiliki masa berlaku tertentu sehingga perlu dicek kembali sebelum melakukan submission.

Selain itu, kunjungi website jurnal untuk memastikan jurnal masih aktif menerbitkan edisi terbaru dan menerima naskah baru.

2. Pastikan Topik Penelitian Sesuai dengan Scope Jurnal

Salah satu penyebab utama artikel ditolak pada tahap awal adalah ketidaksesuaian antara topik penelitian dengan focus and scope jurnal.

Sebelum mengirimkan artikel, luangkan waktu untuk membaca halaman Focus and Scope serta beberapa artikel yang telah diterbitkan pada dua edisi terakhir. Cara ini akan membantu memastikan bahwa penelitianmu memang relevan dengan cakupan jurnal tersebut.

Apabila tidak menemukan artikel yang memiliki tema serupa, sebaiknya pertimbangkan jurnal lain yang lebih sesuai.

3. Pelajari Author Guidelines

Setiap jurnal memiliki ketentuan penulisan yang berbeda. Oleh karena itu, jangan menunggu hingga artikel selesai baru membaca Author Guidelines.

Pada halaman tersebut biasanya dijelaskan mengenai:

  • Template penulisan.
  • Format sitasi.
  • Batas jumlah kata.
  • Format tabel dan gambar.
  • Dokumen pendukung yang harus diunggah.

Memahami pedoman penulis sejak awal akan menghemat banyak waktu karena kamu tidak perlu melakukan penyesuaian format secara berulang.

4. Tulis Artikel Menggunakan Template Resmi

Unduh template resmi dari website jurnal, kemudian tulis artikel langsung menggunakan template tersebut.

Selain memudahkan proses submission, cara ini juga mengurangi risiko artikel dikembalikan hanya karena kesalahan format.

Pastikan struktur artikel mengikuti ketentuan jurnal, umumnya menggunakan format IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion), kecuali jurnal menetapkan format lain. Jangan lupa jelaskan unsur kebaruan (novelty) secara eksplisit pada bagian pendahuluan agar kontribusi penelitian mudah dipahami oleh editor maupun reviewer.

5. Periksa Similarity dan Rapikan Referensi

Sebelum mengirimkan artikel, lakukan pengecekan similarity menggunakan Turnitin atau perangkat serupa.

Sebagian besar jurnal SINTA 4 menetapkan batas similarity sekitar 20%, meskipun beberapa jurnal menerapkan batas yang lebih rendah.

Apabila ditemukan tingkat kemiripan yang tinggi, lakukan parafrase secara menyeluruh dan pastikan setiap kutipan telah disertai sitasi yang benar. Hindari sekadar mengganti beberapa kata karena cara tersebut tidak menyelesaikan masalah plagiarisme.

Selain itu, periksa kembali daftar pustaka agar seluruh sitasi dalam naskah telah sesuai dengan referensi yang dicantumkan. Penggunaan aplikasi seperti Mendeley atau Zotero akan sangat membantu dalam mengelola referensi.

6. Submit Artikel Melalui Open Journal System (OJS)

Hampir seluruh jurnal SINTA menggunakan Open Journal System (OJS) sebagai platform pengelolaan artikel.

Proses submission umumnya meliputi:

  1. Membuat akun penulis.
  2. Melengkapi profil penulis.
  3. Mengisi metadata artikel.
  4. Mengunggah naskah utama.
  5. Mengunggah dokumen pendukung.
  6. Mengonfirmasi proses submission.

Pastikan seluruh data yang dimasukkan sudah benar, termasuk nama penulis, afiliasi, alamat email, serta ORCID apabila diminta oleh jurnal.

Setelah submission berhasil dilakukan, simpan bukti pengiriman sebagai arsip.

7. Mengikuti Tahap Desk Review

Setelah artikel dikirim, editor akan melakukan desk review untuk menilai kelayakan awal naskah.

Pada tahap ini editor biasanya memeriksa:

  • Kesesuaian topik dengan ruang lingkup jurnal.
  • Kepatuhan terhadap template.
  • Kelengkapan administrasi.
  • Tingkat similarity.
  • Kualitas awal artikel.

Proses desk review umumnya berlangsung sekitar 1–2 minggu. Apabila artikel tidak memenuhi persyaratan dasar, editor dapat langsung menolak naskah tanpa mengirimkannya kepada reviewer.

8. Menjalani Proses Peer Review

Apabila lolos desk review, artikel akan diteruskan kepada reviewer untuk dilakukan peer review.

Sebagian besar jurnal menggunakan minimal dua reviewer independen yang akan memberikan penilaian terhadap kualitas penelitian, metodologi, analisis data, serta kontribusi ilmiah artikel.

Hasil review biasanya berupa salah satu keputusan berikut.

  • Accepted.
  • Minor Revision.
  • Major Revision.
  • Rejected.

Durasi peer review sangat bervariasi, tetapi umumnya berlangsung sekitar 4–10 minggu, tergantung jumlah reviewer dan antrean naskah.

9. Lakukan Revisi dan Kirim Ulang

Apabila reviewer meminta perbaikan, lakukan revisi sesuai seluruh komentar yang diberikan.

Agar editor lebih mudah memeriksa perubahan, buat dokumen Response to Reviewers yang memuat:

  • Komentar reviewer.
  • Tanggapan penulis.
  • Lokasi perubahan pada naskah.

Pastikan revisi dikirim kembali sebelum batas waktu yang telah ditentukan. Keterlambatan mengirim revisi dapat menyebabkan naskah dianggap ditarik oleh penulis.

10. Artikel Diterima dan Dipublikasikan

Setelah seluruh revisi disetujui, editor akan mengirimkan Letter of Acceptance (LoA) sebagai bukti bahwa artikel telah diterima untuk diterbitkan.

Selanjutnya artikel akan melalui proses:

  • Copyediting.
  • Layout.
  • Proofreading.
  • Final checking.

Setelah resmi diterbitkan, artikel akan memperoleh DOI, dipublikasikan pada website jurnal, kemudian secara bertahap terindeks di Google Scholar dan tersinkronisasi dengan profil SINTA penulis.

Estimasi waktu publikasi: Secara umum, proses publikasi jurnal SINTA 4 membutuhkan waktu sekitar 2–6 bulan, tergantung antrean naskah, proses review, dan frekuensi terbit jurnal. Waspadai pihak yang menjanjikan artikel terbit hanya dalam hitungan hari karena proses peer review yang sesuai standar membutuhkan waktu.

Berapa Biaya Publikasi Jurnal SINTA 4?

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan calon penulis adalah mengenai biaya publikasi jurnal SINTA 4. Sayangnya, tidak ada tarif yang berlaku sama untuk semua jurnal. Setiap pengelola jurnal memiliki kebijakan biaya yang berbeda, bahkan masih terdapat jurnal SINTA 4 yang tidak memungut biaya publikasi karena memperoleh dukungan pendanaan dari institusi pengelolanya.

Oleh karena itu, sebelum mengirimkan artikel, selalu periksa halaman Author Fees atau Publication Fee pada website jurnal tujuan agar memperoleh informasi biaya yang paling akurat.

Secara umum, biaya publikasi jurnal SINTA 4 dapat dibedakan menjadi beberapa kategori berikut.

KategoriKisaran UmumKeterangan
GratisRp0Umumnya dikelola perguruan tinggi atau lembaga yang memberikan subsidi publikasi.
Berbayar (APC)BervariasiBesarnya biaya ditentukan oleh masing-masing jurnal.
Layanan pendampinganBervariasiMeliputi editing, formatting, pengecekan similarity, hingga pendampingan submission.

Besaran biaya dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, informasi resmi yang tercantum pada website jurnal tetap menjadi acuan utama sebelum melakukan submission.

Lebih lanjut, biaya yang dibayarkan penulis tidak selalu hanya berupa biaya publikasi. Pada beberapa jurnal, terdapat komponen biaya lain yang mungkin dikenakan sesuai kebutuhan.

KomponenPenjelasanSifat
Submission FeeBiaya pendaftaran artikel sebelum proses review.Opsional
Article Processing Charge (APC)Biaya pengelolaan artikel hingga diterbitkan.Paling umum
ProofreadingPenyuntingan tata bahasa sebelum submit.Kondisional
TranslasiPenerjemahan artikel ke bahasa Inggris jika dipersyaratkan.Kondisional
Biaya cetakHanya jika penulis menginginkan versi cetak jurnal.Jarang

Tidak semua jurnal menerapkan seluruh komponen biaya tersebut. Oleh karena itu, selalu baca informasi biaya pada website jurnal sebelum mengirimkan naskah.

Apabila menggunakan layanan jasa publikasi jurnal dari Riviera Publishing, skema pembayaran dilakukan secara bertahap sehingga penulis tidak perlu membayar seluruh biaya di awal proses.

Tahapan pembayaran terdiri atas:

  1. Biaya administrasi di awal, yang mencakup review internal naskah, penyesuaian template jurnal, pengecekan similarity, serta pendampingan proses submission.
  2. Biaya publikasi setelah artikel dinyatakan accepted, yaitu setelah Letter of Acceptance (LoA) diterbitkan oleh jurnal. Tahap ini mencakup biaya publikasi hingga artikel resmi tayang.

Dengan skema tersebut, proses publikasi tetap mengikuti alur editorial jurnal sehingga waktu terbit ditentukan oleh jadwal review dan penerbitan masing-masing jurnal.

Kesalahan yang Menyebabkan Artikel Ditolak

Banyak penulis mengira artikel ditolak karena kualitas penelitiannya kurang baik. Padahal, dalam praktiknya, cukup banyak naskah yang gagal sejak tahap desk review akibat kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari.

Dengan memahami penyebab penolakan sejak awal, kamu dapat meningkatkan peluang artikel lolos ke tahap peer review.

KesalahanDampakCara Menghindari
Topik tidak sesuai dengan scope jurnalArtikel ditolak pada tahap desk reviewPelajari focus and scope serta baca beberapa artikel terbaru dari jurnal tujuan sebelum submit.
Similarity melebihi batasArtikel berisiko ditolak otomatisLakukan pengecekan Turnitin dan parafrase secara menyeluruh.
Tidak menggunakan template resmiEditor meminta perbaikan format atau mengembalikan artikelGunakan template jurnal sejak mulai menulis.
Novelty tidak dijelaskanPenelitian dianggap tidak memiliki kontribusi baruJelaskan unsur kebaruan secara eksplisit pada bagian pendahuluan.
Referensi terlalu lamaArtikel dinilai kurang mengikuti perkembangan penelitianGunakan referensi primer terbaru, terutama dari 5–10 tahun terakhir.
Metodologi kurang jelasReviewer kesulitan mengevaluasi penelitianJelaskan metode penelitian secara rinci dan sistematis.
Pembahasan hanya mendeskripsikan hasilArtikel dinilai kurang memiliki analisis ilmiahHubungkan hasil penelitian dengan teori dan penelitian terdahulu.
Terlambat merespons editorProses publikasi menjadi tertunda atau artikel dianggap ditarikPantau email dan akun OJS secara berkala.
Mengirim artikel ke dua jurnal sekaligusMelanggar etika publikasi ilmiahKirim artikel hanya ke satu jurnal hingga memperoleh keputusan resmi.
Salah memilih jurnal predatorPublikasi tidak diakui secara akademikSelalu verifikasi jurnal melalui portal resmi SINTA sebelum melakukan submission.

Tips agar Artikel Jurnal SINTA 4 Cepat Diterima

Selain memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis, terdapat beberapa strategi yang dapat meningkatkan peluang artikel diterima oleh jurnal SINTA 4. Meskipun tidak ada metode yang dapat menjamin artikel pasti lolos, tips berikut dapat membantu memperkecil risiko penolakan.

Perlakukan Abstrak sebagai Ringkasan Terbaik Artikel

Abstrak merupakan bagian pertama yang dibaca oleh editor, bahkan terkadang menjadi satu-satunya bagian yang diperiksa pada tahap awal.

Pastikan abstrak memuat secara ringkas:

  • Latar belakang penelitian.
  • Tujuan penelitian.
  • Metode yang digunakan.
  • Hasil utama.
  • Kesimpulan penelitian.

Gunakan bahasa yang jelas, hindari kalimat bertele-tele, dan jangan menambahkan sitasi pada bagian abstrak.

Gunakan Referensi dari Jurnal Tujuan

Apabila terdapat artikel yang relevan dari jurnal tujuan, gunakan sebagai salah satu referensi dalam penelitianmu.

Hal ini bukan untuk menyenangkan editor, melainkan menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki keterkaitan dengan topik yang selama ini dipublikasikan oleh jurnal tersebut. Dengan demikian, peluang artikel dianggap sesuai dengan focus and scope jurnal menjadi lebih besar.

Buat Response to Reviewer yang Jelas

Ketika memperoleh permintaan revisi, jangan hanya mengirimkan naskah yang telah diperbaiki.

Sertakan dokumen Response to Reviewer yang menjelaskan:

  • Komentar reviewer.
  • Tanggapan penulis.
  • Lokasi perubahan pada naskah.

Format seperti ini akan memudahkan editor memverifikasi setiap revisi yang telah dilakukan sehingga proses evaluasi dapat berlangsung lebih cepat.

Responsif terhadap Editor

Kecepatan merespons editor juga memengaruhi lama proses publikasi.

Biasakan untuk:

  • Memeriksa akun OJS secara berkala.
  • Membalas email editor dalam waktu 24–48 jam.
  • Mengirim revisi sebelum tenggat waktu berakhir.

Semakin cepat revisi dikirim, semakin besar peluang artikel masuk pada edisi penerbitan terdekat.

Pahami Jadwal Terbit Jurnal

Setiap jurnal memiliki frekuensi penerbitan yang berbeda, misalnya dua kali, tiga kali, atau empat kali dalam setahun.

Dengan mengetahui jadwal tersebut, kamu dapat memperkirakan kapan artikel berpotensi diterbitkan dan menghindari ekspektasi yang tidak realistis terhadap proses publikasi.

Siapkan Jurnal Cadangan

Sebelum melakukan submission, sebaiknya siapkan dua atau tiga jurnal alternatif yang memiliki ruang lingkup penelitian serupa.

Apabila artikel ditolak oleh jurnal pertama, kamu dapat segera melakukan penyesuaian format dan mengirimkannya ke jurnal lain tanpa harus mengulang proses pencarian dari awal.

Minta Rekan Sejawat Melakukan Review Awal

Sebelum artikel dikirim ke jurnal, mintalah dosen pembimbing, rekan peneliti, atau kolega yang memahami bidang penelitianmu untuk membaca naskah terlebih dahulu.

Masukan dari pembaca lain sering kali membantu menemukan kelemahan argumentasi, inkonsistensi data, maupun kesalahan penulisan yang luput dari perhatian penulis. Langkah sederhana ini dapat meningkatkan kualitas artikel sebelum memasuki proses review resmi.

Kesimpulan

Publikasi di jurnal SINTA 4 merupakan pilihan yang tepat bagi dosen, mahasiswa, maupun peneliti yang ingin menerbitkan karya ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi. Selain memiliki kredibilitas akademik yang baik, jurnal SINTA 4 juga menawarkan peluang publikasi yang lebih realistis dibandingkan jurnal dengan peringkat yang lebih tinggi.

Agar peluang artikel diterima semakin besar, pastikan kamu memilih jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian, mengikuti template dan Author Guidelines, menggunakan referensi yang relevan, serta memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis yang ditetapkan oleh jurnal. Jangan lupa untuk mempersiapkan naskah sebaik mungkin dan menanggapi setiap masukan dari reviewer secara profesional.

FAQ

Apakah jurnal SINTA 4 cocok untuk penulis yang baru pertama kali publikasi?

Ya. Jurnal SINTA 4 sering menjadi pilihan bagi penulis pemula karena proses seleksinya relatif lebih realistis dibandingkan jurnal dengan peringkat yang lebih tinggi. Meski begitu, artikel tetap harus memenuhi standar ilmiah dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Apakah satu artikel boleh memiliki lebih dari satu penulis?

Boleh. Sebagian besar jurnal SINTA 4 menerima artikel yang ditulis oleh lebih dari satu penulis. Bahkan, penelitian kolaboratif antara dosen, mahasiswa, atau peneliti dari institusi yang berbeda cukup umum ditemukan.

Apakah mahasiswa S1 dapat publikasi di jurnal SINTA 4?

Bisa. Selama artikel memenuhi standar ilmiah dan sesuai dengan ruang lingkup jurnal, mahasiswa S1 juga memiliki kesempatan untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal SINTA 4.

AdminRVShing
Butuh tips & panduan publikasi jurnal Sinta/Scopus? Kami hadir untuk membantu manuskrip Anda sukses terbit di kancah akademik global. Tingkatkan kualitas riset Anda!
sinar500 sinar500