Syarat Jurnal SINTA: Kriteria Akreditasi & Ketentuan Artikel Agar Diterima

syarat jurnal sinta

Banyak dosen dan mahasiswa mengira syarat jurnal SINTA itu satu paket ketentuan yang sama untuk semua orang. Padahal, sebenarnya ada dua sisi yang berbeda: syarat agar sebuah jurnal bisa terindeks SINTA, dan syarat agar artikel Anda diterima di jurnal SINTA. Dua hal ini sering tercampur, dan akibatnya banyak naskah ditolak bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena penulisnya tidak paham kriteria yang dinilai.

Artikel ini membahas keduanya secara lengkap, mulai dari mekanisme akreditasi ARJUNA, delapan unsur penilaian jurnal, hingga checklist praktis yang bisa Anda pakai sebelum submit naskah. Kalau Anda sedang mengejar publikasi untuk syarat lulus atau kenaikan jabatan fungsional, panduan lengkapnya juga sudah kami tulis di artikel cara publikasi jurnal SINTA.

Apa Itu SINTA dan Mengapa Ada Syaratnya?

SINTA (Science and Technology Index) adalah portal pengindeks jurnal ilmiah nasional yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Fungsinya sederhana: memberi peringkat mutu pada jurnal-jurnal Indonesia yang sudah terakreditasi, dari SINTA 1 (tertinggi) sampai SINTA 6 (terendah). Data peringkat ini bisa Anda cek langsung di situs resmi SINTA Kemdiktisaintek.

Karena SINTA dipakai sebagai acuan resmi angka kredit dosen, syarat masuknya pun ketat. Sebuah jurnal tidak bisa mendaftar langsung ke SINTA. Jalurnya harus lewat akreditasi nasional terlebih dahulu.

Syarat Jurnal Bisa Terindeks SINTA

Berikut ketentuan dasar yang harus dipenuhi pengelola jurnal sebelum bisa muncul di SINTA:

1. Memiliki E-ISSN Resmi

Jurnal wajib terdaftar dan memiliki ISSN elektronik yang diterbitkan oleh Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah BRIN. Tanpa E-ISSN, proses akreditasi tidak bisa dimulai.

2. Dikelola Secara Elektronik (OJS)

Seluruh proses editorial, mulai dari submit, review, sampai publikasi harus berjalan melalui sistem daring, umumnya Open Journal Systems (OJS). Jurnal yang masih dikelola manual otomatis gugur.

3. Terbit Rutin Minimal 2 Tahun

Jurnal harus konsisten terbit sesuai jadwal minimal dua tahun berturut-turut, dengan minimal lima artikel per terbitan. Konsistensi ini jadi indikator keseriusan pengelolaan.

4. Lolos Akreditasi ARJUNA

Ini gerbang utamanya. Jurnal dievaluasi melalui ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) oleh asesor yang ditunjuk kementerian. Hasil penilaiannya menentukan peringkat SINTA 1 sampai 6.

8 Unsur Penilaian Akreditasi Jurnal

Dalam proses akreditasi, asesor menilai delapan unsur dengan bobot berbeda:

Unsur Penilaian Yang Dinilai
Penamaan jurnal Kesesuaian nama dengan bidang ilmu
Kelembagaan penerbit Kredibilitas institusi penerbit
Penyuntingan & manajemen Kualitas editor, reviewer, dan proses review
Substansi artikel Orisinalitas, kebaruan, dan kontribusi ilmiah
Gaya penulisan Konsistensi format dan sistematika
Penampilan Tata letak, desain, dan keterbacaan
Keberkalaan Ketepatan jadwal terbit
Penyebarluasan Jumlah kunjungan, sitasi, dan indeksasi lain

Substansi artikel punya bobot terbesar. Artinya, peringkat jurnal sangat ditentukan oleh kualitas naskah yang mereka terbitkan, dan di sinilah posisi Anda sebagai penulis ikut berperan.

๐Ÿ”ฅ Nggak yakin naskahmu lolos syarat jurnal SINTA?

Jangan buang waktu revisi berulang. Kirim naskahmu sekarang, tim Riviera cek GRATIS dan langsung rekomendasikan jurnal SINTA yang paling pas.

๐Ÿ‘‰ Chat Admin Sekarang โ€” GRATIS

Slot konsultasi terbatas setiap harinya

Skor Akreditasi dan Peringkat SINTA

Total skor akreditasi menentukan peringkat jurnal:

  • SINTA 1: skor 85โ€“100
  • SINTA 2: skor 70โ€“85
  • SINTA 3: skor 60โ€“70
  • SINTA 4: skor 50โ€“60
  • SINTA 5: skor 40โ€“50
  • SINTA 6: skor 30โ€“40

Semakin tinggi peringkatnya, semakin ketat pula seleksi artikelnya. Itulah kenapa strategi memilih level jurnal perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Publikasi di jurnal SINTA 2 misalnya, umumnya jadi target dosen untuk jabatan fungsional Lektor Kepala, sementara jurnal SINTA 4 atau SINTA 5 lebih realistis untuk syarat kelulusan mahasiswa.

Syarat Artikel Agar Diterima di Jurnal SINTA

Nah, ini bagian yang paling sering ditanyakan. Secara umum, naskah Anda harus memenuhi kriteria berikut:

1. Orisinal dan Bebas Plagiarisme

Mayoritas jurnal SINTA menetapkan batas similarity 20โ€“25% (beberapa jurnal SINTA 1โ€“2 bahkan di bawah 15%). Naskah dicek dengan Turnitin atau iThenticate sebelum masuk tahap review.

2. Sesuai Focus and Scope Jurnal

Penolakan paling umum terjadi karena topik naskah tidak sesuai bidang jurnal. Selalu baca halaman focus and scope sebelum submit.

3. Mengikuti Template dan Gaya Selingkung

Setiap jurnal punya template sendiri: struktur IMRAD, gaya sitasi (APA, IEEE, dsb.), jumlah kata, sampai format tabel. Naskah yang tidak sesuai template biasanya dikembalikan tanpa direview.

4. Referensi Mutakhir

Umumnya minimal 80% referensi berasal dari sumber primer (jurnal) dan terbitan 5โ€“10 tahun terakhir. Penggunaan reference manager seperti Mendeley atau Zotero hampir selalu diwajibkan.

5. Belum Pernah Dipublikasikan

Naskah tidak boleh sedang dalam proses review di jurnal lain (double submission) dan bukan hasil publikasi ulang.

Checklist Sebelum Submit

  • Topik sesuai focus and scope jurnal target
  • Naskah sudah mengikuti template resmi jurnal
  • Similarity di bawah ambang batas jurnal
  • Abstrak dua bahasa (jika disyaratkan)
  • Sitasi rapi dengan reference manager
  • Data dan izin etik lengkap (untuk penelitian tertentu)

Ingin Naskah Anda Lolos di Jurnal SINTA Tanpa Ribet?

Memahami syarat jurnal SINTA itu satu hal, memastikan naskah benar-benar lolos itu hal lain. Prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan kalau salah memilih jurnal atau naskah bolak-balik revisi.

Di Riviera Publishing, kami sudah mendampingi publikasi 7000+ artikel di jurnal nasional terakreditasi SINTA 1 sampai 6, didukung 55+ jurnal afiliasi di berbagai rumpun ilmu. Tim kami membantu mulai dari penyesuaian template, cek plagiasi, sampai naskah Anda terbit, dengan proses yang cepat dan transparan.

Konsultasikan naskah Anda sekarang, gratis, dan tim kami akan merekomendasikan jurnal SINTA yang paling sesuai dengan kebutuhan kelulusan atau jabatan fungsional Anda.

๐Ÿ’ฌ Konsultasi Gratis Sekarang

Gratis ยท Tanpa komitmen ยท Dibalas admin, bukan bot

Kesimpulan

Syarat jurnal SINTA punya dua sisi yang sama pentingnya: syarat bagi jurnal untuk terindeks (E-ISSN, OJS, keberkalaan, dan akreditasi ARJUNA) serta syarat bagi artikel Anda untuk diterima (orisinalitas, kesesuaian scope, kepatuhan template, dan referensi mutakhir). Memahami keduanya membuat Anda bisa memilih jurnal yang realistis dan menyiapkan naskah dengan tepat sasaran, sehingga peluang diterima naik drastis dan waktu tunggu terbit jauh lebih pendek. Gunakan checklist di atas sebagai audit terakhir sebelum submit.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

โ“ Apakah semua jurnal SINTA harus terakreditasi?

Ya. Jurnal hanya bisa muncul di SINTA setelah lolos akreditasi nasional melalui ARJUNA. Peringkat SINTA 1โ€“6 adalah hasil langsung dari skor akreditasi tersebut.

โ“ Berapa batas maksimal plagiarisme di jurnal SINTA?

Umumnya 20โ€“25% hasil cek Turnitin/iThenticate. Jurnal SINTA 1 dan 2 biasanya lebih ketat, bisa di bawah 15%. Selalu cek ketentuan di situs jurnal target.

โ“ Apakah mahasiswa S1 boleh publikasi di jurnal SINTA?

Boleh. Banyak mahasiswa mempublikasikan hasil skripsi di jurnal SINTA, umumnya di level SINTA 4โ€“6 yang syaratnya lebih terjangkau untuk penulis pemula.

โ“ Berapa lama proses terbit di jurnal SINTA?

Bervariasi antara 1โ€“6 bulan tergantung level jurnal dan panjang antrean naskah. Jurnal SINTA 1โ€“2 umumnya lebih lama karena seleksinya ketat dan peminatnya banyak.