Halo sobat Riviera Publishing! 👋😁 Dalam dunia akademik, proses menyusun sitasi seringkali menyita waktu dan energi. Baik mahasiswa, dosen, hingga peneliti, pasti pernah merasakan repotnya mengatur referensi sesuai gaya kutipan yang diminta, seperti APA, MLA, atau Chicago. Untungnya, perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), telah menghadirkan banyak solusi cerdas. Di artikel ini, kita akan mengulas rekomendasi AI untuk sitasi jurnal 2026 yang bisa mempercepat pekerjaan sitasi tanpa mengorbankan akurasi.
Berbagai tools AI kini tak hanya membantu menulis atau menyunting, tetapi juga secara spesifik mampu mengatur dan memformat sitasi secara otomatis.
Beberapa bahkan terintegrasi langsung dengan database jurnal internasional.
Bagi kamu yang berkecimpung di dunia akademik, artikel ini akan menjadi panduan praktis memilih alat AI terbaik untuk keperluan sitasi di tahun 2026.
Mengapa Perlu Menggunakan AI untuk Sitasi?
Daftar Isi

AI bukan sekadar tren teknologi—di bidang akademik, AI adalah alat produktivitas yang semakin esensial. Menggunakan AI untuk mengelola sitasi memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Menghemat Waktu: Tidak perlu lagi mengetik satu per satu sitasi dengan format manual.
- Meminimalkan Kesalahan: Kesalahan penulisan nama penulis, tahun, atau judul sering terjadi jika dikerjakan secara manual.
- Mendukung Standar Internasional: AI memudahkan konversi gaya sitasi ke berbagai standar populer.
- Terintegrasi dengan Database: Beberapa alat AI dapat langsung menarik data dari Scopus, PubMed, Google Scholar, hingga CrossRef.
Dengan kelebihan-kelebihan ini, tak heran jika banyak akademisi mulai beralih ke solusi AI untuk kebutuhan referensi mereka.
Daftar Rekomendasi AI untuk Sitasi Jurnal 2026

1. Zotero + Zotero AI Plugin
Zotero merupakan reference manager yang sudah sangat populer di kalangan peneliti.
Di tahun 2025, Zotero kini bisa diintegrasikan dengan plugin berbasis AI untuk meningkatkan kemampuannya dalam pengelolaan referensi.
Zotero juga kompatibel dengan Microsoft Word dan Google Docs, membuat proses sitasi menjadi lebih efisien.
2. EndNote dengan EndNote Click (Kopernio) + AI Recommendation
EndNote sejak lama dikenal sebagai salah satu tools sitasi profesional. Pada 2025, mereka mengembangkan fitur AI Recommendation, yang dapat memberikan saran referensi relevan berdasarkan isi dokumenmu.
Fitur ini sangat membantu ketika kamu menulis artikel ilmiah dan ingin mendapatkan referensi yang relevan tanpa mencarinya satu per satu secara manual.
3. Scite.ai
Scite adalah tool berbasis AI yang berbeda dari reference manager biasa. Ia memberikan konteks sitasi, apakah kutipan tersebut mendukung, menentang, atau hanya menyebutkan hasil penelitian lain.
Dengan Scite.ai, kamu bukan hanya sekadar menambahkan sitasi, tapi juga memahami bagaimana literatur tersebut digunakan dalam riset lain.
4. Typeset.io / Paperpal
Tools ini merupakan platform menulis akademik yang terintegrasi dengan AI. Fitur utamanya mencakup sitasi otomatis, pengecekan gaya bahasa akademik, dan rekomendasi jurnal yang sesuai.
Paperpal (bagian dari Cactus Communications) juga sangat populer di kalangan penulis Scopus dan Springer karena kemudahan penyesuaian gaya penulisan.
5. Jenni.ai
Meskipun awalnya dikenal sebagai AI writing assistant, Jenni.ai juga dilengkapi fitur auto citation dan citation finder.
Fitur ini sangat cocok bagi kamu yang sedang menulis tugas akhir atau artikel ilmiah dan ingin proses penulisan serta sitasi berjalan simultan.
6. CiteThisForMe + AI Autocomplete
CiteThisForMe adalah platform online yang kini dilengkapi fitur AI autocomplete. Ketika kamu mengetikkan judul atau URL, AI akan otomatis melengkapi informasi sitasi yang dibutuhkan.
7. Quillbot Citation Generator
Selain dikenal sebagai alat parafrase, Quillbot juga punya fitur citation generator berbasis AI. Fitur ini bekerja sangat cepat dan terintegrasi dengan berbagai gaya kutipan.
Bagi penulis yang sudah akrab dengan Quillbot, fitur ini akan sangat membantu menyusun referensi secara otomatis.
Kamu juga mungkin tertarik dengan: Tools AI untuk Sitasi Jurnal
Tips Memilih AI Sitasi yang Tepat

Sebelum menentukan alat mana yang ingin kamu pakai, pertimbangkan hal-hal berikut:
- Kebutuhan kamu: Apakah kamu hanya perlu sitasi cepat atau pengelolaan referensi untuk riset besar?
- Kompatibilitas: Pastikan alat tersebut kompatibel dengan software penulisan yang kamu gunakan (Word, Google Docs, LaTeX).
- Integrasi Database: Lebih baik jika tool tersebut bisa menarik metadata dari database bereputasi.
- Ketersediaan Gratis atau Premium: Beberapa tools AI menawarkan fitur lengkap hanya di versi berbayar.
Kesimpulan
Dengan berkembangnya teknologi AI, proses menyusun sitasi jurnal kini jauh lebih mudah dan cepat. Mulai dari Zotero, EndNote, hingga Scite.ai dan Paperpal, setiap alat memiliki keunggulannya masing-masing tergantung kebutuhan akademik kamu.
Yang pasti, penggunaan AI tak hanya membuat pekerjaan lebih efisien, tapi juga membantu menjaga kualitas tulisan ilmiah agar tetap akurat dan profesional.
FAQ
Baik dengan GPT-3.5 maupun GPT-4, setiap kutipan menggunakan format APA . Namun, lebih dari 40% kutipan memiliki kesalahan format kecil (Tabel 5).
Gaya Kutipan APA: Kecerdasan Buatan (Termasuk Chatbot) – Diperbarui Juni 2023. Nama Perusahaan/pembuat Alat AI generatif. (Tahun). ChatGPT (Bulan Tanggal versi) [Model bahasa besar].
AI untuk review jurnal adalah teknologi yang dirancang khusus untuk membantu peneliti dalam meninjau atau menganalisis jurnal ilmiah.









